Renderan Motor Blogger-Media Yang Melebihi Ekspektasi

Assalamu’alaikum guys..

Akhir-akhir ini jagad blogsphere diramaikan kembali dengan kemunculan berbagai renderan motor baru. Entah itu berdasarkan spyshot ataupun info bocoran halus. Dari desainer blogger otomotif hingga media sekelas Young mesin. Dan pastinya desainer luar pabrikan yang tak terkukung oleh dinding aturan RnD, membuat desain renderan motor seliar & seimajinatif mungkin. Terkadang melebihi ekspektasi. Hasil renderan mereka membuat pemirsa terkesima dan berharap motor aslinya harus sekeren renderan tersebut.

Renderan-youngmachine

Sebetulnya, para desainer RnD pabrikan motor bisa bikin renderan motor yang jauh lebih keren dan imajinatif dari siapapun di luar sana. Dengan keahlian dari para lulusan tehnik dan desain produk, hal itu mestinya mudah buat mereka. Namun, daya khayal mereka akan desain yang super keren harus berbenturan dengan modal perusahaan, strategi marketingnya, dan daya beli masyarakat.

Desain Yang Bagus Tapi Murah

Tentu menjadi sebuah ironi, di mana konsumen di suatu negara seperti Indonesia ini menginginkan sesuatu yang terlihat bagus, keren, berkualitas namun murah. Jika merujuk ke desain produk roda dua, motor harus terlihat keren nan futuristik, performa tangguh dan awet tapi harga terjangkau. Faktanya pabrikan tidak bisa memberikan hal sesempurna itu, baik itu sekarang maupun nanti. Jika pun bisa, akan menuntut harga produksi part yang mahal. Dan itu tidak sejalan dengan keinginan konsumen yang maunya motor murah meriah.

Yamaha-YZF-R25-sketsa-2
Sketsa Analisa Yamaha R25

Ambil contoh, untuk desain mal bodi yang ngejelimet seperti milik motor Yamaha tentunya lebih mahal dari desain bodi motor sesederhana Suzuki. Karena vendor akan mematok harga lebih tinggi untuk cetakan desain bodi yang baru dan banyak lekuk yang rumit. Belum lagi bahan plastik atau metal untuk bodi juga harus kuat dan berkualitas. Maka jalan termudah bagi pabrikan adalah mengambil part bodi dari produk mereka yang sudah ada. Contohnya yang terlihat pada spyshot Suzuki Bandit 150. Memang terlihat agak kurang memenuhi ekspektasi konsumen motor sport naked. Tapi itulah kenyataan yang berjalan di pabrikan seperti Suzuki. Di mana di satu sisi mereka berpacu melawan waktu untuk bangkit dengan modal se-efisien dan se-hemat mungkin. Namun di sisi lain harus menghadapi ekspektasi konsumen yang berlebihan terhadap kebangkitan Suzuki.

wpid-honda-cbr250rr-light-weight-concept-tokyo-motor-show-05

Lain Suzuki, lain pula Honda. Honda bisa memberikan desain renderan motor yang lebih keren daripada renderan buatan desainer blogger atau media sekelas Youngmachine. Bahkan sering pula renderan desain Honda selalu sama persis dengan produk aslinya. Honda bisa memberikan sesuai ekspektasi konsumen baik dalam waktu cepat maupun lambat. Karena balik lagi ke modal mereka yang begitu melimpah. Jadi tak jadi masalah membayar vendor lebih mahal lalu menjualnya dengan harga terjangkau. Belum lagi brand image Honda yang sudah terlalu besar di mata konsumen, jadi dijual mahal tetap laku, apalagi dijual murah.

Berbeda Lagi Di Eropa

2014_mt125_sport touring_final sketch

Sementara di Eropa, desain motornya (hingga mobilnya) luar biasa dan sangat sesuai dengan keinginan konsumen di sana.  Mulai dari kubikasi kecil hingga besar, semua terlihat sempurna luar dan dalam. Di sanalah surga bagi para desainer otomotif, karena market otomotif di sana benar-benar menuntut kualitas di semua sisi dan daya beli masyarakat di sana juga tinggi.

Ducati-Panigale-V4-Sketch_UC35095_High-1

Di Eropa, brand Jepang tak bisa berleha-leha soal desain motor karena berhadapan dengan brand Eropa di mana desainnya selalu out of the box, spektakuler dan menjadi pionir, contohnya Ducati. Belum lagi market motor di daratan biru tersebut lebih didominasi motor-motor besar. Maka para desainer pabrikan di Eropa tidak setengah-setengah dalam mendesain sebuah motor.

Renderan Motor Sebagai Saran & Masukan

R25_MB_render1

Jadi, sebenarnya renderan blogger seperti bro Joe Motoblast dan media seperti Youngmachine atau MCN bukanlah untuk menjatuhkan kredibilitas desainer pabrikan akibat dari ekspektasi konsumen yang terlalu tinggi. Namun, ambil baiknya aja sebagai masukan dan kritikan untuk para desainer dan top think thank pabrikan agar tidak meremehkan keinginan konsumen lokal akan sebuah desain motor yang keren sesuai ekspektasi. Karena bagi konsumen lokal, penampilan adalah segalanya. Dan di pihak konsumen pun juga mestinya terima dengan lapang dada jika ada pabrikan yang hanya mampu memberi produk motor namun masih kurang dari ekspektasi konsumen. Kalau tidak suka, ya jangan dibeli. Kecuali jika anda loyalis atau sekedar ingin membantu penjualan pabrikan, langsung aja beli dua (untuk saya satu..hehe..). Semoga manfaat, guys..

Wassalam

(isal)

Advertisements